Skip to content

Sentra Tanaman Hias di Bekasi

January 2, 2010

Plang selamat datang berdiri dengan megah...entah apa masih ada ?Mungkin masih banyak warga yang tidak tahu bahwa selama ini ada sentra tanaman hias di Kota Bekasi. Lokasinya  tidak jauh dari pusat kota. Tepatnya di wilayah Kelurahan Mustikasari.  Biasanya kalau saya mau ke Mustikasari selalu mengambil arah ke perumahan Narogong. Tidak sampai 5 menit kita akan melihat lapak-lapak tanaman yang dipajang di pinggir jalan.

Kalau mau yang lebih komplit dan tentunya lebih murah, kita perlu bersusah payah sedikit masuk ke jalan-jalan kecil perkampungan petani dan membeli langsung dari kebun. Tidak hanya tanaman, pot-pot yang artistik dan berbagai pelengkap lainnya juga tersedia di sini.Menurut testimoni para tetangga yang pernah menjadi korban bujuk rayu saya, harganya relatif lebih murah dan variasi tanamannya pun serta kualitasnya tidak kalah dengan yang lainnya.

Asal Muasal

Di kalangan pengusaha tanaman hias, nama kampung Babakan lebih dikenal dibandingkan nama Mustikasari.  Selama ini, produksi para petani Kampung Babakan banyak tersebar di pusat-pusat perdagangan tanaman hias, seperti Rawa Belong, Sawangan, Puncak Cipanas dan beberapa kota lainnya di Indonesia.

Berbagai ragam tanaman hias dapat ditemukan dengan mudahSejarah sentra tanaman hias ini dimulai dari daerah yang namanya Kampung Babakan dan sudah ada sejak tahun 70-an. Umumnya, para petani dari kampung Babakan berasal dari etnis Betawi Bekasi. Kalau ngobrol dengan para petani, dialek Betawi sangat kental.   Bicaranya blak-blakan,  tidak ada yang ditutupi dan tidak pernah jaim.

Mereka adalah para petani tradisional yang lugu. Begitu pula generasi kedua yang sekarang ini menerima estafet usaha dari orang tuanya. Mereka bertani karena kecintaannya terhadap tanaman. Tanpa disadari, justru kesederhanaan dan  kecintaan itulah yang membuat usaha ini tetap eksis sampai sekarang.

Namun di sisi lain, karena kesederhanaannya, mereka tidak pernah terpikirkan untuk promosi, istilah londo-nya outward looking. Karena itu selama bertahun-tahun, para petani tanaman hias ini tidak banyak dikenal oleh warga Bekasi sendiri.Warga kota yang hampir sebagian besar berkategori urban, mungkin banyak yang tidak percaya, di Bekasi yang panas nan gersang ini, juga dilengkapi menu banjir dan kemacetan, ada kampung yang menjadi sentra tanaman hias.

Kalau saya ke Kampung Babakan, serasa di kampung sendiri. Udaranya masih sejuk, warganya juga ramah dan terbuka terhadap orang luar. Persis seperti para petani di desa saya.

Mulai Dikenal

Peresmian Mustika Sari sebagai sentra tanaman hias oleh Walikota Ahmad ZurpaihUpaya yang serius untuk mempromosikan Kampung Babakan dimulai sekitar tahun 2005. Didukung oleh pak Camat Mustika Jaya dan dibantu oleh beberapa kalangan praktisi, mulai lah dibentuk organisasi para petani tanaman hias sebagai wadah berhimpun dan sharing pengalaman di antara para petani yang diberi nama Himpunan Petani, Pedagang dan Pengusaha Tanaman Hias (HP3), “Mustika Flora”. 

Upaya untuk promosi dilakukan HP3 melalui pameran yang rutin digelar setiap tahun, minimal satu kali di bulan Agustus. Sejak dibentuk HP3 dan pameran, mulai lah warga Bekasi mengenal sedikit demi sedikit sentra tanaman hias ini.  Dan, sejak itu banyak orang yang datang ke Kampung Babakan.

Kalau mau variasi tanaman yang agak komplit, saya sarankan kawan-kawan datang pada pameran. Di sini tersedia berbagai tanaman mulai dari harga yang ribuan sampai yang jutaan. Namun, jangan heran kalau pamerannya tidak seperti di JHCC. Maklum para petani sendiri yang menyelenggarakan pamerannya secara swadaya dan apa adanya.

Bagi para bloger yang suka tanaman dan suasana perkampungan yang sejuk, kalau berminat saya bersedia menjadi guide dadakan. Lebih menarik lagi kalau berspeda sambil menyusuri perkampungan petani. Bagi yang suka hunting  foto, banyak tempat yang menarik. Terhampar  pemandangan yang sangat berbeda dengan yang biasa kita lihat sehari-hari tentang Bekasi. Tidak ada gedung kokoh seperti mal, polusi, kemacetan, apalagi banjir. So nice……lah

 Nyok, kite liatin……!

 Salam

4 Comments leave one →
  1. nisa permalink
    January 29, 2010 3:23 am

    terima kasih ya atas infonya.. kebetulan saya tinggal di bekasi dan sedang cari tempat untuk PKL…

    sekalian tanya nih, kalau dari margahayu jaya tinggal naik koasi 19a aja kan?

    terima kasih,

  2. January 29, 2010 4:31 am

    sama-sama mbak…semoga bermanfaat

    kalao naik koasi saya tidak tahu persis….ke arah perumahan narogong saja (dari rawa lumbu terus….nanti di sana banyak ojek atau supir koasi yang akan menunjukkan jalannya

  3. Shanto permalink
    February 17, 2010 3:34 am

    maap pak,.numpang tanya,.kemaren saya sudah ke daerah sana,…yg dari keluar tol bekasi timur ,.belok ke kanan,..terus lurus aja,…mentok ketemu tikungan ke kiri,…nari di tikungan itu kan yg ada papan nama besar SELAMAT DATANG itu….nah pertanyaan saya,..sebelah mana tuh yah kumpulan musatika flora nya? saya kok gak ketemu yah,…malah akhirnya saya beli nya di pinggi2 sekitar jalan itu aja ,.itu pun gak banyak kok yg jualan hanya beberapa aja,…mohon pencerahan…

    • February 17, 2010 5:21 am

      para petani tanaman hias lebih banyak masuk ke dalam…kalau yang di jalanan lebih banyak penjual, mereka mengambil barang juga dari petani setempat…salah satunya ketua floris namanya pa maat no hpnya 081510067400…lokasinya di belakang kelurahan mustika jaya…di lapaknya berbagai tanaman hias ada.

      selamat berburu pa iskandar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: