Skip to content

Nah….Ini Baru Bekasi-ku

January 2, 2010
tags:

BEKASI– Setiap hari Jumat, ketika sebagian warga Bekasi masih terlelap tidur saya sudah meluncur ke arah Jalan Agus Salim, markasnya Radio Dakta 107 FM. Pas jarum panjang menunjukkan angka 6, saya pun sudah siap di depan mike dan Mas Dani mulai bercuap-cuap membuka acara khas “Dialog Pagi” yang membuka ruang bagi pendengar untuk melakukan reportase mengenai berbagai isu. Mungkin ini yang sering dikatakan oleh orang-orang pinter (yang jelas bukan dari golongan perdukunan atau teman-temannya Mama Lorent)  dengan istilah citizen journalism atau jurnalisme warga.

Hari Jumat di minggu terakhir bulan Desember 2009, merupakan hari yang paling spesial bagi saya, karena dua hal. Kahiji, ini merupakan hari pertama di tahun 2010. Suasana lengang libur Tahun Baru sangat terasa  sepanjang perjalanan dari rumah ke studio. Walau di banyak sudut jalan, sampah menumpuk, karena petugas banyak yang libur Tahun Baru. Kadua, nara sumber yang membuka lembaran baru tahun 2010 adalah kawan-kawan yang tergolong manusia-manusia cerdas di atas rata-rata. Sebuah kehormatan luar biasa karena yang datang adalah tokoh terkemuka bloger Bekasi Mas Aris  Heru Utomo dan admin www.bloggerbekasi.com, Mas Irfan.

Tulisan ini tidak akan bercerita tentang isi dialog dengan Mas Aris dan Mas Irfan, tapi lebih menonjolkan ekspresi kebanggaan saya terhadap kota yang bernama Bekasi. Tulisan di awal hanyalah sekedar bumbu tulisan saja, sekalian perkenalan.

Jalanan lengan dan mulusMengapa saya bangga dengan kota ini ? Setelah selesai siaran pagi, saya langsung memacu motor menuju rumah untuk siap-siap sholat jumat (Alah..lebayy. Bilang aja mau tiduran dulu pake alasan religius segala, begitu kata hati kecil). Ketika sampai di jalan Ahmad Yani (depan Kantor Walikota Bekasi), tiba-tiba kaki saya dengan otomatis menginjak rem secara mendadak. Bukan karena ada nenek-nenek lewat atau anak kecil yang lagi mengejar bola (biasanya kedua mahluk ciptaan Allah ini kalau nyebrang gak pernak tengok kanan kiri). Tapi saking terpesonanya oleh suasana pagi Jalan Ahmad Yani. Tidak ada kemacetan, polusi pun nyaris tidak ada, bahkan matahari pun enggan mengganggu perjalanan dengan sinarnya yang panas.

Langsung tangan meraih kamera pocket (konon alat ini menjadi perlengkapan standar para bloger). Dengan berkali-kali menekan tombol capture, suasana langka jalan Ahmad Yani mulai berpindah ke format digital (mudah-mudahan hasil jepretan kamera amatir ini  layak masuk katagori lomba foto Bloger Bekasi).

Jalan Ahmad Yani di hari pertama tahun 2010, begitu lengang dan udaranya yang sejuk semakin menambah nikmatnya perjalanan.  Tanpa terasa tangan langsung menggeber gas motor sampai kecepatan maksimal. Wuih….nikmat sekali bisa menguji kekuatan mesin sampai batas maksimal. Hal yang sama tidak mungkin dilakukan di hari-hari kerja, bahkan hari minggu sekalipun Jalan Ahmad Yani termasuk jalan dengan frekuensi kendaraan yang padat. Tak kuasa menahan perasaan, saya pun berteriak kencang, ”Nah…ini baru Bekasiku !”.

Jalan yang lebar dan mulus telah lama menjadi angan-angan saya sebagai warga urban yang sudah cukup lama tinggal di Bekasi. Angan-angan itu, sedikit demi sedikit mulai mewujud. Lihat dan rasakan sendiri nikmatnya melintas di Jalan Ahmad Yani yang mulus…lus…lusssss.

Bekasi saat ini, memang sedang giat melakukan pembangunan infrastruktur kota. Berbagai jalan yang menjadi muka kota sudah mulai diperlebar dan diaspal mulus (mudah-mudahan jalan ke lingkungan juga akan diperbaiki dalam waktu dekat). Berbagai desain tiang lampu pun mulai didirikan. Kala malam tiba, Bekasi pun bermandikan cahaya. Indah dipandang mata. Begitu pula taman-taman kota mulai memikat kalang tua dan muda (mulai dech…sok melankolis. Beginilah kalau sastrawan gagal berpuisi. Gak jelas maksudnya….).

Hamparan  tanah-tanah kosong tidal lagi dibiarkan gersang. Berbagai jenis tanaman mulai tumbuh. Begitu pula gerakan kebersihan kerap dilakukan setiap hari Sabtu. Persoalannya adalah bagaimana mengarahkan semua kegiatan itu tidak hanya menjadi domainnya walikota semata. Problem klasik kota-kota besar adalah bagaimana menggerakkan partisipasi warga yang seringkali kritis dalam menilai namun miskin dalam berbuat.

Saya sangat mendukung idenya Mas Aris yang berkomitmen bahwa organisasi Komunitas Bloger Bekasi tidak hanya bisa menulis tapi juga berbuat untuk kota ini. Gerakan penanaman pohon menjadi salah satu pilihan untuk memberikan arti pada pengembangan kota di masa depan. Konon, rencana besar ini sedang dalam proses pembahasan, terutama menyangkut lokasi dan jenis tanamannya.

Saya membayangkan, seandainya rencana mulia ini dapat diwujudkan hari ini, dalam 3 – 5 tahun ke depan Bekasi akan menjadi kota yang nyaman, indah, hijau dan menyenangkan. Tidak ada lagi berita koran yang didominasi oleh isu perampokan, pencurian rumah kosong,  teroris, dan berita-berita seram lainnya.  Saya akan sangat bangga menceritakan Bekasi yang Baru kepada orang-orang di kampung kala mudik nanti….Nah, inilah Bekasiku ! (1/1/2010)

2 Comments leave one →
  1. January 3, 2010 6:41 am

    Wah, kayaknya bisa jadi juara lomba Aku Cinta Bekasi nih.
    Sukses buat Bekasinya pak.

    Aku juga pendengar setia radio Dakta, ikut milisnya juga, cuma punya keterbatasan waktu untuk mendengarkan siarannya.

    Biasanya sih hari Senin aku ndengerinnya, hari lain adalah harinya radio non Dakta.

    Salam

  2. January 3, 2010 8:12 am

    sama-sama pa eko, hari jumat tgl 8 jan jam 5 sore, saya dengan mas ruwi bincang-bincang tentang TDA di radio dakta. ayo gabung pa eko ! atau kapan bisa saya undang.

    Tadi pagi direktur jababeka mengundang saya meeting hari jumat sekitar jam 1 an. saya singgung-singgung dikit tentang bloger. kayaknya mereka tertarik dengan komunitas ini. sampai detik mereka gak tahu ada komunitas bloger di bekasi. bahkan menawarkan kepada saya kalau ada pertemuan bisa menggunakan fasilitas jababeka. tema meeting memang tidak berkaitan dg bloger saya diundang membahas climate change. tapi kalau kita punya coret-coret tentang program bloger alangkah baiknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: